
Kota Bandung -- Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat turut ambil bagian dalam Prabu Wiradigdaya, yakni ajang kompetisi pengelolaan arsip dinamis antarbiro di lingkungan Setda Provinsi Jawa Barat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026.
Pada ajang tersebut, Kepala Biro Adpim Setda Provinsi Jawa Barat Akhmad Taufiqurrachman memaparkan langsung strategi Biro Adpim Setda Jabar dalam pengelolaan arsip. Mengangkat gagasan “Transformasi Pengelolaan Arsip Dinamis”, Akhmad memastikan pengelolaan arsip di kesatuannya sudah sesuai standar nasional.
“Kami siap mendukung pengelolaan arsip yang baik. Kita sudah mulai transformasi pengelolaan arsip di lingkungan Biro Adpim Jabar,” ungkapnya saat ditemui usai penilaian tahap presentasi di Kantor Jabar Digital Service Gedung Sate, Selasa (28/7/2026).
Akhmad menjelaskan beberapa program yang sudah dilaksanakan, seperti tindak lanjut hasil pengawasan kearsipan internal berupa penyempurnaan SOP, pemberkasan arsip konvensional dan elektronik, hingga pembinaan kepada seluruh unit kerja.
Ia juga memaparkan inovasi kearsipan bernama Kancana (Kancah Cari Nataran Arsip), sebuah aplikasi digital yang memungkinkan pencarian arsip secara cepat melalui kata kunci, input data arsip yang otomatis menghasilkan stiker QR Code, pemantauan lokasi box arsip melalui pemindaian QR, hingga notifikasi otomatis saat arsip mencapai batas masa retensi. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat proses temu kembali arsip serta mendukung kelancaran tugas kedinasan pimpinan.
Tentang Prabu Wiradigdaya
Prabu Wiradigdaya merupakan ajang kompetisi sekaligus sarana evaluasi, pembinaan, dan apresiasi bagi seluruh biro di lingkungan Setda Provinsi Jawa Barat dalam mengelola arsip dinamis secara profesional, modern, dan adaptif. Mengusung tema “Ngajaga Warisan, Ngaraksa Ka Hareup” dengan filosofi “Tibra Nagri Ku Arsip Nu Tertib”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel di seluruh unit kerja, termasuk Biro Adpim.
Sebanyak delapan biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat mengikuti rangkaian kompetisi yang berlangsung pada 28-29 Juli 2026, salah satunya Biro Adpim. Hari pertama diisi dengan arena presentasi dan wawancara, di mana setiap peserta memaparkan implementasi pengelolaan arsip dinamis, tindak lanjut hasil pengawasan kearsipan internal, serta berbagai inovasi yang telah diterapkan pada unit kerja masing-masing.
Rangkaian penilaian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan dan PRABU Records Challenge (Uji Temu Balik Arsip). Pada tahapan ini, tim penilai melakukan observasi langsung terhadap penataan dan penyimpanan arsip, sarana dan prasarana kearsipan, serta menguji kemampuan peserta dalam menemukan arsip secara cepat, tepat, dan sesuai dengan sistem pemberkasan yang diterapkan.
Selain itu, Biro Adpim bersama peserta lainnya juga menampilkan berbagai inovasi melalui Innovation Showcase, mulai dari digitalisasi arsip, pengembangan layanan kearsipan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga praktik terbaik dalam pengelolaan arsip dinamis. Seluruh inovasi dinilai berdasarkan manfaat, efektivitas, keberlanjutan, serta peluang untuk diterapkan di lingkungan kerja lainnya.
Penilaian Prabu Wiradigdaya dilakukan oleh tim yang terdiri atas unsur Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Penilaian mencakup presentasi dan wawancara, penataan dan penyimpanan arsip, PRABU Records Challenge, serta Innovation Showcase untuk menentukan biro dengan pengelolaan arsip dinamis terbaik.
Melalui partisipasi dalam Prabu Wiradigdaya, Biro Adpim berharap budaya sadar arsip semakin mengakar di lingkungan kerjanya sejalan dengan semangat yang didorong Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat di seluruh biro. Pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, dan berbasis inovasi diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.
Penulis: Humas Adpim Jabar



